Memahami Apa Itu Onyomi dan Kunyomi dalam Bahasa Jepang

Mengenal Onyomi dan Kunyomi Serta Penggunaannya dalam Bahasa Jepang

Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa yang menggunakan huruf Kanji, karakter logografik yang diambil dari bahasa China. Kanji memiliki peran sentral dalam bahasa Jepang, huruf ini membentuk dasar dari banyak kata dan frasa yang digunakan dalam tulisan dan percakapan sehari-hari.

Dalam Kanji, terdapat dua komponen bacaan penting: Onyomi dan Kunyomi. Kedua bacaan ini memberikan dimensi tambahan pada setiap karakter Kanji, membantu pemahaman tentang pengucapan dan makna karakter tersebut.

Apa itu Onyomi?

1. Definisi Onyomi

Onyomi mengacu pada pengucapan Kanji yang berasal dari bahasa China. Karena pengaruh historis dan budaya, sejumlah karakter Kanji diadopsi dari bahasa China, dan pengucapannya dalam bahasa Jepang disesuaikan dengan ujaran China-nya.

Onyomi mempertahankan pengucapan asli karakter Kanji dalam bahasa China. Meskipun terkadang pengucapannya mengalami penyesuaian agar sesuai dengan fonetik bahasa Jepang, akar suara masih terkait dengan bahasa asal karakter tersebut.

Kehadiran Onyomi tidak hanya memengaruhi bacaan, tetapi juga membawa elemen budaya China ke dalam bahasa Jepang. Ini menciptakan jembatan budaya antara kedua negara dan memperkaya kosakata serta konsep budaya dalam bahasa Jepang.

2. Contoh Penggunaan Onyomi

Contoh penggunaan Onyomi dapat ditemukan dalam istilah-istilah teknis, kata-kata ilmiah, dan istilah-istilah asing yang diadopsi ke dalam bahasa Jepang. Sebagai contoh, Kanji "ι›»" memiliki Onyomi "den" dan digunakan dalam kata "ι›»θ©±" (denwa) yang berarti "telepon."

Beberapa karakter Kanji dengan Onyomi yang umum digunakan dalam istilah atau kata-kata khusus antara lain "ε­¦" (gaku) dalam "ε­¦ζ ‘" (gakkou) yang berarti "sekolah."

3.  Kemiripan Pengucapan Onyomi dalam Beberapa Kanji

Terkadang, beberapa Kanji memiliki pengucapan Onyomi yang serupa atau sama, memberikan kesempatan untuk mengaitkan karakter-karakter ini dalam pengertian dan pembelajaran.

Apa itu Kunyomi?

1. Definisi Kunyomi

Kunyomi mengacu pada pengucapan Kanji yang berasal dari bahasa Jepang. Kunyomi memberikan makna pada karakter Kanji sesuai dengan konteks kalimat atau frasa.

Berbeda dengan Onyomi, Kunyomi memberikan dimensi makna berdasarkan bahasa Jepang. Ini menciptakan fleksibilitas dalam memberikan variasi makna pada karakter Kanji.

Kunyomi sering kali memiliki berbagai makna tergantung pada konteks penggunaannya. Ini menambah kedalaman pada pemahaman makna suatu karakter Kanji.

2. Contoh Penggunaan Kunyomi

Contoh penggunaan Kunyomi dapat ditemukan dalam kata-kata sehari-hari. Misalnya, Kanji "食" memiliki Kunyomi "tabe" dan digunakan dalam kata "ι£ŸγΉγ‚‹" (taberu) yang berarti "makan."

Kunyomi juga telah menjadi kunci dalam membaca Kanji yang mewakili objek, aktivitas, dan konsep sehari-hari, seperti "δΊΊ" (hito/ori) dalam "δΊΊι–“" (ningen) yang berarti "manusia."

3. Variasi Makna Kunyomi Tergantung pada Konteksnya

Variasi makna Kunyomi sering kali bergantung pada bagaimana karakter Kanji tersebut digunakan dalam kalimat. Ini menggambarkan kompleksitas bahasa Jepang dalam menyampaikan nuansa makna.

Kombinasi Onyomi dan Kunyomi

1. Kenapa Bahasa Jepang Menggunakan Keduanya?

Penggunaan kombinasi Onyomi dan Kunyomi mencerminkan interaksi antara pengaruh budaya China dan perkembangan bahasa Jepang. Keduanya memberikan keragaman dalam pengucapan dan makna Kanji.

Sejarah hubungan Jepang dan China mempengaruhi proses adopsi karakter Kanji serta pembentukan Onyomi dan Kunyomi. Ini juga mencerminkan perjalanan budaya antara kedua negara.

Penggunaan kombinasi Onyomi dan Kunyomi memungkinkan penyampaian informasi yang lebih kaya dan kompleks. Ini membantu dalam pemahaman konteks dalam tulisan serta memperkaya kosakata percakapan.

Mengenal Onyomi dan Kunyomi Serta Penggunaannya dalam Bahasa Jepang
ilustrasi: freepik

2. Contoh Penerapan Gabungan Onyomi dan Kunyomi

Studi kasus Kanji yang menggunakan baik Onyomi maupun Kunyomi adalah "η”Ÿ" dengan Onyomi "sei/shou" dan Kunyomi "iki." Kombinasi keduanya membentuk kata-kata seperti "η”Ÿζ΄»" (seikatsu) yang berarti "kehidupan."

Contoh kanji yang menggunakan keduanya untuk memberikan makna yang lebih kompleks seperti pada kanji "金" dengan Onyomi "kin" dan Kunyomi "kane/gane." Gabungan keduanya dalam kata "ι‡‘ζŒγ‘" (kanemochi) menciptakan konsep "orang kaya."

3. Mengapa Beberapa Kanji Tidak Mengikuti Pola Onyomi dan Kunyomi

Beberapa Kanji memiliki pengucapan yang tidak sepenuhnya mengikuti pola Onyomi dan Kunyomi karena perubahan sejarah atau variasi penggunaan dalam bahasa Jepang.

Kesimpulan

Pemahaman tentang Onyomi dan Kunyomi membuka wawasan tentang kompleksitas bahasa Jepang dan bagaimana unsur budaya dan sejarah memengaruhi bahasanya.

Memahami Onyomi dan Kunyomi membantu pembelajar bahasa Jepang dalam membaca, menulis, dan berbicara dengan lebih akurat dan kontekstual.

Sistem bacaan Kanji yang beragam ini mencerminkan hubungan erat Jepang dengan budaya China serta perkembangan unik bahasa Jepang seiring waktu.

Referensi

Hadamitzky, W., & Spahn, M. (2013). Kanji and Kana: A Handbook of the Japanese Writing System. Tuttle Publishing.

Henshall, K. G. (2017). A Guide to Remembering Japanese Characters. Tuttle Publishing.

Smith, K. (2019). Unlocking Japanese Kanji: 300+ Kanji Mnemonics. Tuttle Publishing.

Posting Komentar

Lagi Trending
Arsip